
Pembangunan jembatan sementara jenis Bailey ini dirampungkan pada Minggu malam, 21 Desember 2025. Malam itu juga, antrean panjang motor dan mobil langsung terlihat di lokasi, menandai kembali berfungsinya akses antar-desa tersebut. Warga setempat tampak gembira dengan keberhasilan ini, di mana senyum dan rasa syukur terpancar saat mereka melintas.
"Sebelumnya, kami kesulitan untuk beraktivitas karena jembatan putus. Kini, konektivitas pulih, dan kami bisa dengan mudah pergi ke pasar serta melakukan kegiatan sehari-hari," ungkap salah seorang warga yang melintas.
Warga lain menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung. "Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Prajurit TNI yang sudah memperbaiki Jembatan Matang Bangka," katanya.
Keberadaan jembatan baru ini tidak hanya memulihkan akses transportasi, tetapi juga mengembalikan roda ekonomi dan sosial masyarakat. Bendera Merah Putih yang berkibar di kedua sisi jembatan menjadi simbol kebanggaan dan solidaritas nasional dalam menghadapi bencana alam.
Pembangunan sepuluh jembatan Bailey oleh TNI di wilayah Aceh menunjukkan komitmen kuat Angkatan Darat dalam mendukung pemulihan pasca-bencana. Upaya ini menjadi bagian dari respons cepat terhadap dampak banjir bandang yang melanda beberapa daerah di Aceh beberapa waktu lalu.Sumber: Sindonews.com (23 Desember 2025)